Pertandingan Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada malam Kamis WIB, berakhir dengan skor 0-0.
Kedua tim beraksi dengan semangat besar sebab keduanya memerlukan kemenangan untuk meningkatkan posisi mereka di zona bawah klasemen.
Mereka menciptakan kesempatan satu sama lain sepanjang pertandingan, namun tak satupun yang berhasil diubah menjadi gol.

Jalannya Pertandingan
Babak ke 1
Dalam lima menit pertama, Persis Solo menguasai permainan dengan menekankan umpan bola tinggi.
Akan tetapi, pertahanan Persijap Jepara secara disiplin mengawasi para pemain Persis Solo.
Pertarungan satu lawan satu sering kali terjadi antara kedua tim.
Riyandi melakukan penyelamatan luar biasa di menit ke-6 ketika Borja Herreira melakukan swing in.
Bola yang berada tepat di atas gawang Riyandi masih dapat ditepis.
Maricic hampir mencetak gol ke gawang Persijap Jepara di menit ke-15 dengan tendangan dari luar kotak penalti.
Sayangnya, sepakan itu terlalu lemah sehingga mudah diprediksi oleh Kiper Ardiansyah.
Dejan Tumbas yang menerima umpan dari Zanadine Fariz pada menit ke-24 belum berhasil menjadi gol.
Zanandine Fariz yang melakukan dribbling melewati beberapa pemain Persijap Jepara di sisi kanan lapangan mengoper ke Dejan Tumbas.
Dejan yang melaksanakan tendangannya masih melebar, ini merupakan peluang emas yang terlewatkan dengan sia-sia.
Di menit ke-37, wasit tidak memperhatikan adanya handsball yang dilakukan oleh Bruno Gomes.
Bermula dari tendangan voli Guarrotxena di area penalti yang menyentuh kedua tangan Bruno Gomes.
Para pemain Persijap Jepara sempat mengajukan protes, tetapi wasit tidak memeriksa VAR, sehingga pertandingan diteruskan.
Wasit memberikan tambahan waktu 2 menit di babak pertama, tetapi tidak ada gol yang terjadi.
Babak ke 2
Riyandi melakukan penyelamatan pertama di babak kedua saat gawangnya tertekan oleh Franca di menit ke-47.
Wasit mengeluarkan kartu merah kepada Rubio atau José Luis Espinosa Arroyo pada menit ke-50.
Ini disebabkan Rubio yang mengangkat kakinya terlalu tinggi untuk mendapatkan bola.
Kaki tinggi Rubio mengenai wajah Roman Paparyha yang terjatuh di sekitar kotak penalti.
Wasit melakukan pemeriksaan VAR dengan tinjauan di lapangan pada insiden tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk menentukan apakah bola lebih dahulu mengenai kepala Paparyha atau kaki Rubio.
Kepala terlebih dahulu menyentuh Paparyha sebelum Rubio berusaha mengangkat kaki dengan tinggi.
Wasit mengubah kartu merah menjadi kartu kuning.
Upaya individu Roman Paparyha yang telah berhadapan langsung dengan kiper Persijap Jepara masih belum berhasil membobol gawang di menit ke-66.
Namun, wasit garis telah memutuskan Paparyha berada dalam posisi offside.
Di menit ke-76, wasit memeriksa VAR untuk pelanggaran Rubio terhadap Paparyha.
Kaki Rubio melintas di antara kaki Paparyha, mempercepat waktu mandinya karena mendapat kartu kuning kedua.
Tendangan Dejan Tumbas di menit ke-82 dalam keadaan bebas dari penjagaan masih belum menghasilkan gol karena terlalu melenceng.
Abu Kamara yang menggantikan Paparyha sempat memperoleh umpan bagus dari Maricic di menit ke-88.
Tendangan kepala Abu Kamara tidak dapat mengubah skor karena melenceng di atas gawang.
Waktu tambahan 10 menit diberikan oleh wasit di babak kedua, tetapi tidak ada gol yang tercetak.

Penonton Kedua Tim Sempat Terlibat Bentrok
Kekhawatiran sudah mulai muncul sejak babak pertama, para pendukung Persis Solo mengeluhkan panitia pelaksana (panpel) karena tidak mendapatkan kursi meski sudah membeli tiket. Akibatnya, para pendukung tim lawan terpaksa berdiri dan berdesakan sepanjang pertandingan berlangsung.
Kondisi semakin tegang pada menit ke-85 babak kedua saat terdengar ledakan petasan dari sudut kanan tribun VIP stadion yang dihuni suporter Persis Solo. Peristiwa itu membangkitkan perasaan dari kedua kelompok pendukung.
Pendukung tim tamu kemudian merusak pagar pembatas sambil memberikan ejekan kepada suporter tuan rumah. Pertukaran petasan saling berlangsung selama beberapa menit. Kelompok pendukung Banaspati yang terletak di sudut Tribune Selatan juga menjadi target.
Kekhawatiran di stadion kembali meningkat ketika seorang pendukung Persijap melemparkan botol ke arah suporter Persis Solo. Untungnya, keadaan di dalam stadion akhirnya dapat dikendalikan oleh pihak keamanan.
Susunan Pemain Persijap Jepara vs Persis Solo
Persijap Jepara
Kiper: Muh Ardiansyah
Belakng: Diogo Brito, Firman Ramadhan, Jose Luis, Rahmat Hidayat
Gelandang: Borja Herrera, Borja Martinez, Carlos Franca, Lucas Morelatto, Wahyudi Hamisi
Penyerang: Iker Guarrotxena
Persis Solo
Kiper: Muhamad Riyandi
Belakang: Dusan Mijic, Eky Taufik, Kadek Raditya, Luka Dumancic
Gelandang: Andrei Alba, Dejan Tumbas, Miroslav Maricic, Zanandin Fariz
Penyerang: Bruno Gomes, Roman Paparyha

















